3 Sumber Makanan Prebiotik Yang Ada di Sekitar Anda

Anda pasti pernah mendengar tentang manfaat dari probiotik. Lantas bagaimana dengan prebiotik? Makanan karbohidrat yang tidak bisa dicerna akan dimakan oleh bakteri baik di dalam usus anda, dimana nantinya akan membantu kesehatan pencernaan, meningkatnya kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi.

Sumber Makanan Prebiotik
Sumber Makanan Prebiotik

Karena pada dasarnya prebiotik membantu probiotik untuk berkembang, mengkonsumsi makanan-makanan prebiotik menjadi sebuah keharusan bagi anda yang tengah menerapkan pola hidup sehat. Bahkan, di tahun 2012 penelitian menemukan bahwa melakukan diet prebiotik dapat mengurangi resiko berkembangnya kanker kolesterol. Penelitian lain juga telah menunjukkan bahwa prebiotik dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan meningkatkan kepadatan tulang.

Makanan prebiotik bisa anda temukan di sekitar anda, dan mungkin saja anda sudah mengkonsumsinya tanpa anda sadari. Tapi alangkah baiknya jika memulai membiasakan diri untuk mengkonsumsi  makanan-makanan prebiotik secara lebih rutin dan teratur, untuk memberikan hasil yang maksimal terhadap pola hidup sehat anda. Dan berikut adalah 3 sumber makanan prebiotik yang mudah untuk didapatkan dan lezat untuk dikonsumsi.

Pisang
Untuk mendapatkan dorongan ekstra prebiotik, anda bisa memilih pisang yang tidak terlalu matang. Anda bisa mengkonsumsi pisang dengan mentega almond, atau anda bisa memotong-motong buah tersebut dan tambahkan ke dalam Yogurt Yunani, bersama dengan jahe parut segar dan taburan bubuk kayu manis. Jika anda lebih senang meminum jus, anda bisa campurkan pisang dengan buah lainnya seperti mangga untuk memberikan cita rasa yang lebih unik.

Bawang Putih
Hasil terbaik prebiotik dalam bawang putih adalah anda bisa mengkonsumsinya mentah-mentah. Anda cukup mencincangnya saja dan campurkan dengan salad yang biasa anda konsumsi. Bawang putih mentah juga mendandung banyak nutrisi, termasuk mangan, vitamin B6, Vitamin C dan selenium.

Barang Merah
Bawang merah – baik yang mentah maupun dimasak, keduanya kaya akan sumber prebiotik. Tentu saja, anda bisa menikmatinya dengan berbagai macam cara. Anda bisa mencampurkannya ke dalam dadar telur saat sarapan, memasukkannya ke dalam salad saat makan siang, atau mentumisnya untuk hidangan makan malam.

Jika memilih antara mentah dan dimasak, tentu saja bawang merah mentah lebih banyak manfaatnya. Mengkonsumsi bawang merah secara mentah menawarkan anda senyawa sulfur organik, yang dimana unsur tersebut merupakan mineral penting untuk tubuh anda. Namun sayangnya, unsur senyawa tersebut akan menghilang ketika anda memasaknya.

Bawang merah mentah mengandung kronium yang berguna untuk meningkatkan produksi insulin, Vitamin C dan kuersetin yang mampu melawan radikal bebas. Selain itu, sebagian besar senyawa flavonoid terkandung dalam lapisan terluar dari bawang, jadi pastikan anda tidak terlalu banyak melepas cangkangnya. 

Anda cukup mencincangnya saja bersamaan dengan lapisan terluarnya untuk memberikan hasil yang terbaik.

Namun terkadang memakan bawang merah mentah bisa memberikan efek samping seperti gangguan pencernaan. Jika perut anda sensitif terhadap bawang merah mentah, anda bisa memasaknya dan dikonsumsi dengan makanan prebiotik lainnya.
Loading...