Buntut Uang Narkoba, Bareskrim dan Propam Polri Periksa AKBP KPS

Kabareskrim, Komjen Ari Dono
 Dampak dari nyanyian almarhum bandar narkoba Freddy Budiman, satu diantara menjadikan pihak Bareskrim dan Propam Polri tengah mengusut AKBP KPS yang diduga menerima uang Rp 668 juta dari narapidana kasus narkoba. 

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, proses pemeriksaan terhadap AKBP KPS hingga saat ini masih berjalan. Kasus itu kini ditangani Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim.

"Masih dalam proses. Sudah diserahkan ke Dit Tipikor," kata Ari saat dihubungi, Selasa (18/10/2016).

"Ya itu kan tindaklanjut dari perkembangan yang di sana (Propam)" sambungnya saat ditanya apa dugaan tindak pidana KPS setelah kasus ini diserahkan ke Direktorat Tipikor.


Ari menjelaskan, Bareskrim juga masih berkoordinasi dengan Divisi Propam Polri terkait kasus ini. Status AKBP KPS saat ini masih saksi.

"Iya nanti kan tunggu di sana (Propam) seperti apa. Tapi kita (Bareskrim) sudah persiapan untuk penyelidikan seperti apa, pengumpulan data. Ya masih seputar itu," ujarnya.

"Iya (statusnya masih saksi). Masih kita kumpulkan data-datanya," urainya.

Penyelidikan ini muncul setelah Tim Pencari Fakta Gabungan (TPGF) Freddy Budiman menemukan ada aliran dana dari napi narkoba Chandra Halim ke KPS dan kesejumlah oknum aparat lainnya.



Loading...