Vihara Dimolotov, Patroli Kodam Tanjungpura Diperketat Termasuk Satuan Tempur

Sebuah Vihara di Singkawang, Kalimatan Barat, dilempar molotov oleh pihak tak bertanggung jawab. Jajaran Kodam XII/Tanjungpura meningkatkan patroli di seluruh wilayah mereka.

"Kejadian ini sudah ditangani aparat yang berwenang. Aparat Kodim dan satuan tempur yang ada di sekitar vihara perketat patroli," ungkap Kapendam Tanjungpura Kolonel Tri Rana Subekti kepada detikcom, Senin (14/11/2016).

Pelemparan molotov di Vihara Budi Dharma, Jl GM Situt, Singkawang, Kalbar, terjadi sekitar pukul 03.15 dini hari tadi. Saksi mata melihat ada dua orang pelaku yang pergi dengan menggunakan sepeda motor. Beruntung tak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

Menurut Subekti, patroli yang dilakukan jajarannya bisa gabungan bersama aparat dari instansi keamanan lain. Namun juga bisa patroli dari jajaran Kodam Tanjungpura sendiri.

"Bukan hanya Singkawang saja tetapi di seluruh jajaran wilayah Kodam Tanjungpura juga melakukan patroli. Hal ini dilakukan agar meyakinkan masyarakat agar tenang dalam melakukan aktivitas sehari-hari," terang dia.

Satuan tempur yang biasa melakukan patroli bersama personel dari Kodim menurut Subekti bisa dari Raider maupun pasukan dari Batalyon Infanteri (Yonif). Satuan-satuan tempur ini biasa melaksanakan perbantuan ke tiap-tiap kodim.

"Kalau di Kalimantan kompinya tersebar dan dia posisinya dekat Kodim. Mereka memperkuat Kodim dan ikut membantu patroli yang dikoordinir oleh Kodim. Patroli biasa, tapi setelah bom di Samarinda, patroli kita tingkatkan," lanjut Subekti.

Personel TNI di Singkawang pun telah membantu pengamanan pasca terjadinya pelemparan bom molotov. Meski begitu, kata Subekti, aktivitas warga Singkawang tetap normal seperti hari-hari biasa.

"Sampai sekarang situasi aman di wilayah Kodam Tanjungpura khususntya Singkawang, tidak ada keresahan masyakarat," tuturnya.

"Masyarakat yang menggunakan vihara itu seperti biasa, seperti tidak ada kejadian," imbuh Subekti.

detik.com

Terkuak, Ini Bukti Haramnya Memilih Pemimpin Non Muslim Hanya Berlaku Untuk Ahok


Loading...