Warga Tak Yakin Agus-Sylvi Tepati Janji Program Rp 1 Miliar Per RW

Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei terkait Pilkada DKI Jakarta 2017 pada Desember 2016 ini. Salah satu hal yang disurvei adalah keyakinan responden terhadap janji program yang ditawarkan pasangan cagub-cawagub.

Dalam survei itu, LSI antara lain menanyakan apakah responden mengetahui janji program bantuan Rp 1 miliar per RW dan Rp 5 juta per keluarga kurang mampu per tahun yang digagas pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Direktur Eksekutif LSI, Kuskridho Ambardi, mengatakan, 50 persen responden mengetahui program tersebut, sisanya tidak mengetahui.

"Sekitar 50 persen warga tahu dan sebagian besar dari yang tahu tidak menilai positif janji kampanye Agus-Sylvi tersebut," kata Dodi, sapaan Kuskridho, saat merilis hasil survei LSI itu di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).

Dari 50 persen warga yang mengetahui program bantuan dana Rp 1 miliar per RW dan Rp 5 juta per tahun bagi keluarga tidak mampu, 26 persen di antaranya yakin Agus-Sylvi akan menepati janji tersebut jika terpilih pada Pilkada 2017. Namun sebanyak 56 persen responden lainnya tidak yakin keduanya akan menepati janji program itu. Sementara 18 persen responden tidak menjawab atau tidak tahu.

LSI juga menanyakan janji Agus-Sylvi yang lain, yaitu menghentikan relokasi warga Luar Batang ke Rusunawa Rawa Bebek.

Sebanyak 25 persen responden mengetahui janji tersebut dan 75 persen lainnya menyatakan tidak tahu. Dari 25 persen yang tahu itu, ada 39 persen responden yang yakin Agus-Sylvi akan menepati janjinya, 45 persen menyatakan tidak yakin, dan 16 persen lainnya tidak menjawab.

Survei itu digelar pada 3-11 Desember 2016. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 800 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei itu plus minus 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

kompas.com
Loading...