Kado Istimewa Ahmad Dhani Menjelang Puasa

Musisi  berkepala plontos dan berjenggot yang pada Pilkada serentak di 2017 gagal menang di Kabupaten Bekasi ini mendapat ‘kado’ cetar nan istimewa menjelang masuk bulan suci Ramadhan. Kado spesial itu berupa kabar mengenai berkas kasusnya telah selesai melalui tahap penyidikan dan sudah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.
Kado Istimewa Ahmad Dhani Menjelang Puasa

Dhani ditetapkan tersangka setelah orasinya dari atas mobil komando pada aksi bertajuk ‘411’ tahun lalu dianggap telah menghina Presiden Jokowi. Beikut kutipan orasi Dhani yang membawanya ditetapkan sebagaai tersangka oleh kepolisian.

“Presiden benar-benar  tak menghargai habib dan ulama. Saya sedih sekali dan menangis punya presiden yang tak menghargai habib dan ulama.”
“Ingin saya katakan anj*** tapi tidak boleh. Ingin saya katakan ba**. Ulama-ulama merupakan penerus Nabi Muhammad SAW, duduk di sini tidak diterima oleh presiden.”
“Ingin saya katakan presidennya anj*** tapi tidak boleh. Apa salah umat Islam kepada  presiden sehingga menghina kita sedemikian rupa.”

Akibat orasinya, Ketua Umum Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Riano Oscha dan Projo melaporkan Dhani ke polisi karena menilai ada ucapan dari suami Mulan Jameela itu yang menghina Presiden saat unjuk rasa pada Jumat 4 November 2016 lalu.

Dalam kasus ini Ahmad Dhani dijerat pasal 207 KUHP yang menyebutkan, barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Melawan Lupa, Beragam Kontroversi Ahmad Dhani!

Ahmad Dhani adalah salah satu musisi top tanah air. Berbagai karyanya bersama band Dewa 19, Ahmad Band, TRIAD dan karyanya untuk musisi lain seperti Reza, The Virgin, Mulan, Dewi-Dewi selalu menjadi hits dan menjadi trending di belantika musik tanah air. Banyak pohak memuji Dhani sebagai seniman dan musisi yang cerdas lewat karya-karya yang dihasilkannya.

Kontroversi mulai merebak ketika rumor yang beredar di sebagian kalangan, Dhani dituding sebagai salah satu musisi yang menganut paham iluminati dan penganut Yahudi dengan pemakaian beberapa lambang-lambang piramida, bintang David, ular, mata satu baik dalam cover album, maupun video klipnya. Dhani dipercaya oleh sebagian orang sebagai orang yang angkuh dan mulai menyombongkan diri karena berasal dari nenek moyang bangsa Yahudi.

Kontroversi yang cukup menyita perhatian publik adalah konfliknya dengan Front Pembela Islam (FPI) ketika Ahmad Dhani dan Dewa 19 dianggap melakukan penistaan dan penghinaan simbol Alloh yang diletakkan di lantai dan sengaja diinjak-injak sebagai alas di panggung pertunjukannya. Dhani yang memakai simbol-simbol Yahudi berjingkrak ria di atas panggung beralaskan lafadz Alloh. Beruntung Gus Dur waktu itu bisa menyelamatkan Dhani dan hanya dengan permintaan maaf, Dhani tidak diseret ke meja hijau dengan tuduhan penistaan simbol agama.

Rumah tangga Dhani dan Maia Estianti dihantam prahara ketika pada akhirnya sepakat untuk berpisah pada tahun 2007 lalu. Orang ketiga dituding menjadi penyebab Maia menggugat cerai Dhani. Setelah resmi bercerai Dhani menikahi Mulan Jameela yang notabene teman duet maya di Duo Ratu. Kabar Ahmad Dhani yang menikahi Mulan seolah menegaskan rumor bahwa Mulanlah penyebab keretakan rumah tangga Dhani – Maya.

Tragedi kembali menghantam Ahmad Dhani ketika anak bontotnya Abdul Qadir Jaelani (Dul) terseret kasus hukum yang serius. Ahmad Dhani dituding lalai dalam mendidik dan membina anaknya Dul yang saat itu baru berusia 13 tahun. Diusianya yang masih sangat belia Dul yang mengendarai mobil pada malam hari menyebabkan terjadinya kecelakaan. Tujuh orang tewas dan delapan lainnya luka-luka.

Dhani beruntung ketika kasus anaknya yang menyebabkan tujuh orang kehilangan nyawa ternyata divonis bebas oleh majelis hakim.Pengadilan Negeri Jakarta Timur akhirnya membacakan vonis terhadap tersangka kecelakaan maut AQJ alias Dul. Putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty ini divonis majelis hakim dikembalikan kepada orangtuanya alias bebas.

Vonis ini berbanding terbalik dari keputusan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut personel Lucky Laki ini satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun serta denda Rp 5 juta subsider tiga bulan kerja sosial.

Ditahan Karena Diduga Akan Berbuat Makar

Kasus terkahir yang melibatkan Ahmad Dhani adalah ketika pihak berwajib menciduknya bersama Rahmawati, Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Firza Husein dan beberapa tokoh lainnya karena diduga akan melakukan kegiatan makar.

Polisi mengendus aksi 212 yang konon kabarnya menurut penghuni planet sebelah, diikuti tujuh juta penduduknya dalam rangka unjuk rasa terhadap kasus dugaan penodaan agama dan ulama oleh Ahok, akan disusupi dan dikondisikan oleh tokoh-tokoh tersebut di atas untuk digiring dan digoreng menuju Gedung MPR/DPR di Senayan. Tujuannya adalah membuat gaduh dan menyampaikan aspirasi serta menduduki Gedung MPR/DPR dan meminta wakil rakyat segera melakukan sidang istimewa untuk mencabut mandat Jokowi sebagai presiden Indonesia.

Kembali, Dhani lagi-lagi beruntung karena di antara tokoh-tokoh yang sempat ditahan si Mako Brimob, sembilan orang resmi ditetapkan sebagai tersangka kegiatan makar sementara Dhani dianggap tidak cukup bukti.

Kali ini berkas kasus hukum atas dugaan penghinaan terhadap presiden telah selesai dikirim kepolisian untuk selanjutnya diperiksa kelengkapannya dan bisa segera dilimpahkan ke pengadilan. Mudah-mudahan nyali Dhani sebesar ucapannya ketika menghujat Jokowi dan Ahok.

Semoga Dhani tidak mengikuti jejak mantan musuhnya pentolan FPI, yang jadi intim belakangan ini karena memiliki hobi yang sama yaitu hobi membenci Jokowi dan Ahok.

Kita berharap Dhani gentle dan tidak perlu lari tunggang langgang, kocar-kacir, pontang-panting untuk menghindari kasus hukum yang menjeratnya dan menemui sahabat karibnya di Arab sana.

seword.com
Loading...